Pengakuan dunia terhadap Palestina sebagai sebuah negara seakan tidak cukup menghentikan penderitaan rakyat Gaza. Meski banyak negara telah mengakui eksistensi Palestina, faktanya serangan militer, blokade, dan genosida masih terus berlangsung. Anak-anak, perempuan, dan orang tua menjadi korban, sementara dunia hanya memberi pernyataan tanpa aksi nyata.
Allah ﷻ mengingatkan kita tentang pentingnya membela kaum yang tertindas.
“Dan mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah, baik laki-laki, wanita-wanita, maupun anak-anak yang semuanya berdoa: ‘Ya Rabb kami, keluarkanlah kami dari negeri ini yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi-Mu, dan berilah kami penolong dari sisi-Mu.’”
(QS. An-Nisa: 75)
Ayat ini menunjukkan bahwa membela Palestina bukan hanya isu politik, melainkan perintah agama. Mereka adalah kaum mustadh’afin (yang lemah dan tertindas), dan umat Islam memiliki kewajiban moral serta spiritual untuk mendukung perjuangan mereka.
Blokade dan Penderitaan Gaza
Sejak bertahun-tahun, Gaza hidup dalam blokade total. Listrik, air bersih, pangan, dan obat-obatan sangat terbatas. Rumah-rumah hancur akibat serangan, sekolah dan rumah sakit dibom, sementara dunia internasional hanya memberi janji tanpa tindakan nyata.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan saling mengasihi adalah seperti satu tubuh; apabila salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh akan turut merasakan panas dan tidak bisa tidur.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menegaskan bahwa penderitaan rakyat Palestina adalah penderitaan kita juga. Jika mereka lapar, kita seharusnya ikut resah. Jika mereka dizalimi, kita tidak boleh diam.
Kewajiban Umat Islam
Pengakuan tanpa aksi hanyalah kata-kata kosong. Palestina tidak hanya butuh dukungan diplomasi, tetapi juga doa, kepedulian, dan bantuan nyata dari umat Islam di seluruh dunia.
Allah ﷻ berfirman:
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir; pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 261)
Dengan membantu perjuangan Palestina, baik melalui doa maupun donasi, kita sedang menanam investasi akhirat yang pahalanya akan terus berlipat ganda.
Mari Peduli, Mari Berdonasi untuk Palestina
Saudaraku, penderitaan Gaza adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan biarkan mereka berjuang sendirian. Mari sisihkan sebagian rezeki terbaik kita untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina.
Setiap rupiah yang kita salurkan akan menjadi penolong bagi anak-anak yatim, ibu-ibu, dan keluarga di Gaza yang kehilangan tempat tinggal dan sumber kehidupan. Semoga Allah membalas dengan pahala berlipat ganda dan menjadikan kita bagian dari perjuangan mulia ini.