Selasa, 24 Feb 2026

“Hasbunallāhu wa Ni‘mal Wakīl: Keteguhan Iman di Tengah Musibah Banjir Sumatra dan Aceh”

Admin Amina 08 Dec, 2025
“Hasbunallāhu wa Ni‘mal Wakīl: Keteguhan Iman di Tengah Musibah Banjir Sumatra dan Aceh”

Di tengah musibah dan ujian yang datang tiba-tiba, seorang mukmin diajarkan untuk kembali meneguhkan hatinya dengan kalimat agung:

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ

“Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami, dan Dia sebaik-baiknya pelindung dan sebaik-baik penolong.”

Kalimat ini bukan hanya sebuah doa, tetapi juga bentuk pengakuan penuh bahwa semua pertolongan sejati datang dari Allah. Kalimat ini juga pernah diucapkan oleh Nabi Ibrahim AS ketika akan dilempar ke dalam api, dan Allah menyelamatkannya. Begitu pula para sahabat Nabi Muhammad ﷺ ketika mereka menghadapi rasa takut dan ancaman dalam peperangan.


Keteguhan Hati Saat Bencana Melanda

Beberapa wilayah di Sumatra dan Aceh kembali dilanda bencana banjir dan longsor. Rumah-rumah terendam, akses terputus, dan banyak keluarga terpaksa mengungsi. Masjid dan fasilitas umum pun terkena dampaknya, sebagaimana terlihat dalam berbagai foto lapangan yang beredar.

Dalam situasi seperti ini, kaum muslimin diajarkan untuk tetap menjaga kesabaran dan tawakkal, sambil berusaha menolong sesama.

Allah ﷻ berfirman:

“Dan sungguh akan Kami uji kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”

(QS. Al-Baqarah: 155)

Ayat ini mengingatkan kita bahwa bencana bukanlah tanda kebencian Allah, melainkan bagian dari ujian kehidupan yang akan mengangkat derajat hamba-Nya yang bersabar.

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Orang yang beriman, baik laki-laki maupun perempuan, akan selalu diuji, baik pada dirinya, anaknya, maupun hartanya, hingga ia bertemu Allah tanpa membawa dosa.”

(HR. Tirmidzi)

Musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatra dan Aceh insyaAllah menjadi penghapus dosa dan jalan untuk mendapatkan rahmat Allah yang luas.


Peran Kita: Menguatkan dan Membantu

Musibah adalah kesempatan bagi muslim lain untuk saling menguatkan. Islam tidak hanya mengajarkan doa, tetapi juga mendorong aksi nyata.

Allah ﷻ berfirman:

“Dan tolong-menolonglah kalian dalam kebajikan dan ketakwaan.”

(QS. Al-Māidah: 2)

Membantu korban bencana—baik melalui tenaga, harta, atau sekadar menyebarkan informasi positif—termasuk amal yang sangat dicintai Allah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”

(HR. Ahmad)

Di tengah kondisi sulit di Sumatra dan Aceh, kehadiran relawan, donatur, dan pihak yang peduli adalah wujud nyata rahmat Allah melalui tangan manusia.


Doa untuk Saudara-Saudara Kita di Sumatra dan Aceh

Mari kita sisihkan waktu sejenak untuk mendoakan mereka:

Doa Keselamatan dan Perlindungan

اللَّهُمَّ احْفَظْ إِخْوَانَنَا فِي سُومَاتْرَا وَأَچِهِ، وَارْفَعْ عَنْهُمُ الْبَلَاءَ، وَادْفَعْ عَنْهُمُ الضَّرَّاءَ، وَاكْتُبْ لَهُمُ الْخَيْرَ وَالسَّلَامَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ.
“Ya Allah, lindungilah saudara-saudara kami di Sumatra dan Aceh, angkatlah bencana dari mereka, jauhkanlah dari mereka segala kesulitan, dan tetapkan untuk mereka kebaikan serta keselamatan di dunia dan akhirat.”

Doa Penguat Hati

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
“Cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan Dia sebaik-baik pelindung.”


Penutup

Musibah memang berat, tetapi Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya. Di balik setiap ujian, selalu ada hikmah, penguatan iman, dan pintu-pintu kebaikan yang terbuka bagi siapa pun yang mau peduli.

Semoga Allah memberikan ketabahan bagi saudara-saudara kita di wilayah terdampak, menerima para relawan yang membantu sebagai amal saleh, serta mengganti kesedihan mereka dengan kemudahan yang lebih baik. Aamiin.