Banyak di antara kita yang sudah mengenal istighfar, yaitu memohon ampun kepada Allah dengan mengucapkan astaghfirullahal ‘azhim. Namun, ada satu waktu istimewa yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, yaitu pada waktu sahar – menjelang masuknya waktu subuh.
Menurut penjelasan Ustadz Adi Hidayat, jika kita membiasakan diri beristighfar di waktu sahar, ada dua keutamaan besar yang bisa kita dapatkan:
1. Doa Lebih Mudah Dikabulkan
Siapa pun yang beristighfar dengan tulus di waktu sahar, lalu berdoa, insyaAllah doanya lebih cepat terkabul selama isinya maslahat (baik) untuk dunia dan akhirat. Bahkan, ada kalanya seseorang belum sempat meminta, tetapi Allah sudah memberi jalan keluar atau jawaban terlebih dahulu.
2. Disandingkan dengan Empat Amalan Mulia
Keutamaan istighfar menjelang subuh juga disebutkan dalam Al-Qur’an, khususnya dalam Surah Ali Imran. Allah menyandingkan orang-orang yang beristighfar di waktu sahar dengan empat golongan yang mulia, yaitu:
-
Diberi Kesabaran
Allah akan menanamkan kesabaran dalam diri. Sabar di sini bukan berarti diam tanpa usaha, melainkan sabar yang dibimbing Allah untuk menyelesaikan persoalan sesuai dengan kadarnya. -
Dijadikan Golongan Siddiqin (Orang-orang yang Membenarkan Kebenaran)
Mereka adalah orang-orang yang bukan hanya percaya pada Al-Qur’an dan sunnah, tapi juga mengamalkannya.
Contohnya: ketika Allah memerintahkan wanita untuk berhijab, ia meyakini perintah itu dan langsung mengamalkannya. Banyak orang tahu suatu ayat atau larangan, tapi belum tentu mampu menjalankannya. Istighfar membantu kita menjadi pribadi yang bukan hanya tahu, tapi juga mampu mengamalkan. -
Qanitin (Orang yang Khusyuk dalam Ibadah)
Istighfar mengantarkan kita menjadi pribadi yang lebih khusyuk dan taat dalam beribadah, sehingga ibadah bukan sekadar rutinitas, tetapi benar-benar penuh makna dan penghayatan. -
Munsiqin (Orang yang Rajin Berinfak)
Tidak mungkin seseorang bisa berinfak jika tidak memiliki rezeki. Istighfar menjadi salah satu sebab dibukanya pintu rezeki, sehingga kita dimudahkan untuk berbagi dan membantu orang lain.
Penutup
Dari sini kita bisa memahami bahwa istighfar menjelang subuh bukan hanya sekadar amalan sunnah, tapi memiliki rahasia besar. Ia menjadi sebab terkabulnya doa, sekaligus mendatangkan berbagai anugerah: kesabaran, kemampuan mengamalkan Al-Qur’an, kekhusyukan dalam ibadah, dan kemudahan rezeki untuk berinfak.
Maka, mari kita biasakan beristighfar di waktu sahar, memohon ampun kepada Allah dengan penuh kesungguhan. InsyaAllah, doa-doa kita akan lebih dekat dengan jawaban, dan hidup pun dipenuhi berkah.