Merendahlah kepada Allah, Maka Allah Angkat Derajatmu !

Oleh: Admin Amina 21 Aug, 2025
Merendahlah kepada Allah, Maka Allah Angkat Derajatmu !

Merendah kepada Allah, Maka Allah Angkat Derajatnya
1. Kerendahan dalam ibadah adalah kunci kemuliaan

Merendah di hadapan Allah adalah bentuk nyata penghambaan yang tulus. Siapa yang bersujud dengan hati tunduk, maka ia telah meletakkan kehormatannya di tempat yang paling mulia—yaitu di hadapan Sang Pencipta.

Allah berfiman : “Barang siapa yang merendahkan diri (tawadhu’) karena Allah, maka Allah akan mengangkat (derajat)nya.”
— (HR. Muslim, no. 2588)

Rasulullah SAW juga Bersabda :“Tidaklah seseorang bertawadhu‘ karena Allah, melainkan Allah akan meninggikan derajatnya.”
— (HR. Muslim no. 2588)

2. Sujud: Titik terendah yang mendatangkan anugerah tertinggi

Sujud adalah puncak ketundukan. Justru ketika seorang hamba berada pada posisi paling rendah—yakni sujud—Allah menjanjikan kedekatan dan pengangkatan derajat.

Allah Berfirman : “Sujudlah dan dekatkanlah dirimu kepada Allah.”
— (QS. Al-‘Alaq: 19)

Doa dalam sujud yang diajarkan Rasulullah SAW:

“Allahummaghfir li, warhamni, wajburni, warfa‘ni, warzuqni, wahdini, wa ‘āfini, wa‘fu ‘anni.”
— Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkan aku, angkatlah derajatku, berilah aku rezeki, beri aku petunjuk, sehatkan aku, dan maafkan aku.”
— (HR. Muslim no. 835)

3. Derajat bukan diukur oleh duniawi

Ketinggian derajat di sisi manusia tidak selalu sejalan dengan kemuliaan di sisi Allah. Yang Allah pandang adalah iman, amal, dan ketakwaan, bukan penampilan atau status sosial.

Allah Berfirman: “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa.”
— (QS. Al-Hujurat: 13)

4. Tujuh sifat mulia yang mengangkat derajat

Ustadz Adi Hidayat sering menekankan bahwa derajat itu diberikan kepada mereka yang memiliki sifat:

  • Tawadhu‘ (rendah hati)
  • Sabar dalam ujian
  • Ikhlas dalam amal
  • Berilmu dan mengamalkan
  • Takwa
  • Konsisten dalam ibadah
  • Akhlak mulia

Allah Berfirman:

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”
— (QS. Al-Mujadilah: 11)

5. Ujian sebagai jalan pengangkatan derajat

Terkadang, beban hidup berat bukan karena Allah murka, tapi justru tanda bahwa Allah ingin menaikkan derajat hamba-Nya.

Rasulullah SAW juga Bersabda: “Sesungguhnya besarnya balasan tergantung pada besarnya ujian. Apabila Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menguji mereka. Siapa yang ridha, maka Allah ridha kepadanya. Dan siapa yang murka, maka Allah murka kepadanya.”
— (HR. Tirmidzi no. 2396, Hasan Shahih)

6. Ilmu dan iman: dua sayap menuju derajat tinggi

Ilmu dan iman bukan hanya membuat seseorang berwibawa, tetapi juga mengangkatnya di sisi Allah.

Allah Berfirman: “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu di antara kalian beberapa derajat.”
— (QS. Al-Mujadilah: 11)

Rasulullah SAW juga Bersabda: “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan ke surga.”
— (HR. Muslim no. 2699)

7. Sikap rendah hati saat sukses adalah bentuk syukur

Ketika Nabi Muhammad SAW berhasil menaklukkan Makkah (Fathu Makkah), beliau tidak menyombong, melainkan bersujud, bertasbih, dan memohon ampun.

Allah Berfirman: “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan engkau melihat manusia masuk agama Allah dalam jumlah yang banyak. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat.”
— (QS. An-Nashr: 1–3)

  1. Kesimpulan : Agar Allah mengangkat derajat kita:
  2. Perbanyak sujud dan ibadah dengan kerendahan hati.
  3. Tawadhu‘ dalam setiap aspek kehidupan.
  4. Sabar, ikhlas, dan istiqamah dalam ujian.
  5. Tuntut ilmu dan amalkan dengan tulus.
  6. Bersyukur dalam sukses, bukan menyombongkan diri.
  7. Doa Agar Diangkat Derajat

“Waj‘alnî min ‘ibâdika al-mukhlashîn, warfa‘nî fî ‘illiyyîn, warzuqnî husnal khâtimah.”
Artinya: “Jadikanlah aku termasuk hamba-Mu yang ikhlas, angkatlah derajatku ke tempat yang tinggi (Illiyyin), dan karuniakan aku akhir kehidupan yang baik.”

Semoga kita semua senantiasa merendahkan diri di hadapan Allah, agar Dia angkat derajat kita di dunia maupun akhirat. Karena kemuliaan yang hakiki adalah ketika Allah ridha kepada kita.

Aamiin ya Rabbal ‘Aalamiin.

Solidaritas Ummat

Jadilah Wasilah
Kebaikan Hari Ini

Dukungan Anda adalah energi bagi syiar Islam dan kemanusiaan. Jadikan harta Anda saksi abadi di akhirat kelak.