Tiga Amalan yang Membawa Perubahan Hidup
(Berdasarkan penjelasan Ustadz Adi Hidayat, Lc., MA.)
Setiap muslim tentu menginginkan kehidupan yang lebih baik, penuh keberkahan, kelancaran rezeki, serta peningkatan dalam ilmu dan amal. Islam sendiri telah memberikan tuntunan amalan yang dapat mengangkat derajat seorang hamba dalam segala aspek kehidupannya, baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Ustadz Adi Hidayat dalam kajiannya yang berjudul “Lakukan 3 Amalan Ini InsyaAllah Ada Perubahan” menjelaskan beberapa amalan yang sangat dianjurkan untuk menjaga keberkahan hidup.
1. Menjaga Salat Fardu 17 Rakaat
Salat lima waktu adalah tiang agama dan kewajiban utama bagi setiap muslim. Jumlah rakaat salat fardu dalam sehari semalam adalah 17 rakaat. Inilah standar minimal yang wajib dikerjakan oleh seorang muslim, baik kaya maupun miskin, pintar maupun tidak, semua sama kewajibannya.
Allah SWT berfirman:
“… Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”
(QS. An-Nisa: 103)
Menjaga salat fardu menjadi pondasi utama agar seluruh aspek kehidupan mendapatkan keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT.
2. Menambahkan Salat Sunnah Rawatib 12 Rakaat
Selain salat fardu, Rasulullah ﷺ juga sangat menganjurkan salat sunnah rawatib yang jumlahnya 12 rakaat dalam sehari semalam. Salat sunnah ini berfungsi sebagai penyempurna salat fardu dan menjadi sebab dibangunkannya rumah di surga bagi orang yang istiqamah melakukannya.
Susunan salat sunnah rawatib adalah:
-
4 rakaat sebelum Zuhur (bisa dua-dua rakaat),
-
2 rakaat setelah Zuhur,
-
2 rakaat setelah Magrib,
-
2 rakaat setelah Isya,
-
2 rakaat sebelum Subuh.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa yang salat dalam sehari semalam sebanyak dua belas rakaat salat sunnah (rawatib), maka akan dibangunkan baginya sebuah rumah di surga.”
(HR. Muslim, no. 728)
Dengan menjaga 12 rakaat rawatib ini, seorang hamba akan mendapat keberkahan hidup serta kemuliaan di sisi Allah.
3. Menegakkan Salat Malam 11 Rakaat
Amalan berikutnya yang sangat dianjurkan adalah salat malam atau qiyamul lail. Rasulullah ﷺ biasa mengerjakan 11 rakaat salat malam, termasuk witir di dalamnya. Salat malam merupakan pintu doa yang mustajab dan jalan meraih derajat tinggi di sisi Allah.
Allah SWT memuji hamba-hamba-Nya yang bangun di sepertiga malam terakhir untuk memohon ampunan:
“Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai ibadah tambahan) bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
(QS. Al-Isra: 79)
Dan dalam ayat lain Allah berfirman:
“Dan orang-orang yang memohon ampun di waktu sahur.”
(QS. Ali Imran: 17)
Salat malam bukan hanya membawa ketenangan jiwa, tetapi juga menjadi sebab doa dikabulkan, rezeki dilapangkan, dan urusan hidup dimudahkan oleh Allah SWT.
Penutup
Ketiga amalan ini—menjaga salat fardu 17 rakaat, menambahkan salat sunnah rawatib 12 rakaat, dan menegakkan salat malam 11 rakaat—akan membentuk total 40 rakaat salat sehari semalam. Jika dikerjakan dengan istiqamah, insyaAllah hidup seorang muslim akan penuh perubahan positif: ilmu semakin berkah, rezeki lebih lancar, karir lebih mulia, serta jiwa semakin dekat dengan Allah SWT.
Semoga kita semua diberi kekuatan untuk menjaga amalan-amalan ini dan mendapatkan keberkahan hidup di dunia serta kebahagiaan di akhirat.