Jangan Iri Soal Rezeki, Karena Allah Sudah Menetapkan Bagian Masing-Masing

Admin Amina 06 Jun, 2026 • 04.09 WIB
Jangan Iri Soal Rezeki, Karena Allah Sudah Menetapkan Bagian Masing-Masing

Mengapa Kita Sering Merasa Iri dengan Rezeki Orang Lain?

Di era media sosial seperti sekarang, kita sangat mudah melihat keberhasilan orang lain. Ada yang baru membeli rumah, kendaraan, membuka usaha, mendapatkan pekerjaan impian, atau sering bepergian ke berbagai tempat.

Tanpa disadari, hati mulai bertanya:

“Kenapa hidup saya tidak seperti mereka?”

Perasaan seperti ini sebenarnya manusiawi. Namun jika dibiarkan, rasa iri dapat mengurangi rasa syukur dan membuat hati menjadi gelisah.

Padahal sebagai seorang Muslim, kita diajarkan untuk meyakini bahwa setiap manusia memiliki rezeki yang sudah Allah tetapkan sesuai dengan hikmah dan ketentuan-Nya.


Allah Sudah Menjamin Rezeki Setiap Makhluk

Salah satu ayat yang menenangkan hati terkait rezeki adalah firman Allah:

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya…”

(QS. Hud: 6)

Ayat ini menunjukkan bahwa bukan hanya manusia, bahkan seluruh makhluk hidup di muka bumi berada dalam jaminan rezeki Allah SWT.

Burung yang terbang di langit, ikan yang berenang di lautan, semut yang berjalan di tanah, hingga manusia yang berusaha mencari nafkah, semuanya mendapatkan rezeki dari Allah.

Jika Allah menjamin rezeki makhluk yang tidak memiliki akal seperti hewan, maka tentu Allah juga tidak akan menelantarkan hamba-Nya yang beriman.


Rezeki Tidak Selalu Berupa Uang

Banyak orang menganggap rezeki hanya berupa harta dan uang. Padahal dalam Islam, rezeki memiliki makna yang jauh lebih luas.

Rezeki bisa berupa:

  • Kesehatan yang baik.
  • Keluarga yang harmonis.
  • Anak yang saleh dan salehah.
  • Ilmu yang bermanfaat.
  • Waktu yang berkah.
  • Sahabat yang baik.
  • Hati yang tenang.
  • Kesempatan beribadah.

Ada orang yang hartanya melimpah tetapi hidupnya penuh kecemasan. Ada pula yang hidup sederhana namun hatinya penuh ketenangan dan kebahagiaan.

Karena itu, jangan hanya melihat satu jenis rezeki yang dimiliki orang lain, sementara kita lupa menghitung nikmat yang Allah berikan kepada diri kita.

Allah berfirman:

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.”

(QS. Ibrahim: 34)


Mengapa Rezeki Setiap Orang Berbeda?

Allah menciptakan manusia dengan keadaan yang berbeda-beda. Ada yang diberikan kekayaan, ada yang diberikan kesehatan, ada yang diberikan ilmu, dan ada yang diberikan kesabaran.

Allah berfirman:

“Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat.”

(QS. Az-Zukhruf: 32)

Perbedaan ini bukanlah bentuk ketidakadilan, melainkan bagian dari ujian kehidupan.

Orang kaya diuji dengan hartanya.

Orang miskin diuji dengan kesabarannya.

Orang sehat diuji dengan kesehatannya.

Orang yang sakit diuji dengan ketabahannya.

Semua akan dimintai pertanggungjawaban sesuai keadaan yang Allah berikan.


Jangan Takut Kehabisan Rezeki

Salah satu penyebab seseorang merasa iri adalah karena takut kehilangan kesempatan atau takut rezekinya lebih sedikit dibanding orang lain.

Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya Ruhul Qudus (Jibril) telah membisikkan ke dalam hatiku bahwa tidaklah seorang jiwa akan mati sampai ia menyempurnakan rezekinya.”

(HR. Ibnu Majah, dinilai shahih oleh Al-Albani)

Hadis ini memberikan ketenangan bahwa rezeki yang telah Allah tetapkan tidak akan tertukar kepada orang lain.

Apa yang menjadi bagian kita akan sampai kepada kita.

Sebaliknya, apa yang bukan bagian kita tidak akan bisa kita miliki meskipun dipaksa.


Cara Menghilangkan Rasa Iri dalam Hati

1. Perbanyak Bersyukur

Syukur adalah obat paling ampuh untuk menghilangkan iri hati.

Allah berfirman:

“Jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah nikmat kepadamu.”

(QS. Ibrahim: 7)

Mulailah dengan mensyukuri hal-hal sederhana yang sering terlupakan.


2. Fokus pada Ikhtiar Sendiri

Daripada sibuk membandingkan hidup dengan orang lain, lebih baik fokus memperbaiki diri dan meningkatkan usaha.

Setiap orang memiliki waktu dan jalan hidup yang berbeda.


3. Perbanyak Doa dan Tawakal

Setelah berusaha, serahkan hasilnya kepada Allah.

Tawakal membuat hati lebih tenang karena yakin bahwa Allah mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya.


4. Mendoakan Orang yang Mendapat Nikmat

Ketika melihat orang lain mendapatkan keberhasilan, biasakan mendoakan keberkahan untuknya.

Kebiasaan ini dapat membersihkan hati dari rasa iri dan menggantinya dengan rasa senang atas kebaikan yang diterima saudara kita.


Penutup

Setiap manusia memiliki rezeki yang berbeda-beda, namun semuanya berasal dari Allah SWT. Apa yang terlihat sedikit di mata manusia bisa jadi sangat berkah di sisi Allah. Sebaliknya, apa yang terlihat banyak belum tentu membawa kebahagiaan.

Karena itu, tidak perlu iri dengan rezeki orang lain. Fokuslah pada ikhtiar, perbanyak syukur, dan percayalah bahwa Allah tidak pernah salah dalam membagikan rezeki kepada hamba-Nya.

“Dan barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.”

(QS. At-Talaq: 2–3)

Doa

Ya Allah, cukupkanlah kami dengan rezeki yang halal, berkah, dan bermanfaat. Jauhkan hati kami dari sifat iri dan dengki, serta jadikan kami hamba yang selalu bersyukur atas segala nikmat yang Engkau berikan. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Solidaritas Ummat

Wasilah Jariyah

Dukungan Anda menggerakkan misi dakwah Amina Media.