Istiqamah merupakan salah satu nilai penting dalam ajaran Islam. Istiqamah berarti teguh, konsisten, dan terus berada di jalan yang benar tanpa mudah goyah, meskipun menghadapi berbagai ujian dan tantangan. Dalam kehidupan sehari-hari, istiqamah dalam kebaikan menjadi cerminan nyata dari iman yang hidup dan terus bertumbuh di dalam hati seorang Muslim.
Iman bukan hanya diucapkan dengan lisan, tetapi juga dibuktikan melalui amal perbuatan. Seseorang yang benar imannya akan berusaha menjaga kebaikan secara berkelanjutan—baik dalam ibadah, akhlak, maupun kepedulian sosial. Walaupun kebaikan itu terlihat kecil, jika dilakukan secara konsisten, nilainya sangat besar di sisi Allah SWT.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, ‘Tuhan kami adalah Allah’ kemudian mereka istiqamah, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata): ‘Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.’”
(QS. Fussilat: 30)
Ayat ini menunjukkan bahwa istiqamah adalah jalan menuju ketenangan hati dan janji surga. Orang yang terus menjaga keimanannya dengan amal saleh akan mendapatkan pertolongan dan kabar gembira dari Allah SWT.
Rasulullah ﷺ juga menekankan pentingnya istiqamah dalam sebuah hadis. Ketika seorang sahabat meminta nasihat singkat namun menyeluruh, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Katakanlah, ‘Aku beriman kepada Allah,’ kemudian istiqamahlah.”
(HR. Muslim)
Hadis ini mengajarkan bahwa inti dari keimanan adalah keyakinan kepada Allah yang diwujudkan dengan konsistensi dalam kebaikan. Tidak cukup hanya mengaku beriman, tetapi harus diiringi dengan komitmen untuk tetap berada di jalan Allah dalam setiap keadaan.
Istiqamah juga erat kaitannya dengan amal yang berkesinambungan. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang dilakukan secara terus-menerus walaupun sedikit.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini memberi motivasi agar kita tidak meremehkan kebaikan sekecil apa pun. Sedekah yang rutin, membantu sesama, menjaga lisan, atau beribadah dengan konsisten adalah benih-benih kebaikan yang akan menumbuhkan iman dalam diri kita.
Sebagaimana daun kecil yang ditanam dengan penuh kepedulian akan tumbuh menjadi tanaman yang bermanfaat, demikian pula iman. Ia akan tumbuh subur jika terus disirami dengan kebaikan dan dijaga dengan istiqamah.
Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang senantiasa istiqamah dalam kebaikan, sehingga iman kita terus bertumbuh dan berbuah kebaikan bagi diri sendiri maupun orang lain. Aamiin. 🤲