Selasa, 24 Feb 2026

Dua Tahun Genosida Palestina: Luka Kemanusiaan yang Belum Sembuh

Admin Amina 07 Oct, 2025
Dua Tahun Genosida Palestina: Luka Kemanusiaan yang Belum Sembuh

Selama dua tahun berturut-turut (730 hari), dunia telah menyaksikan penderitaan panjang rakyat Palestina, khususnya di Gaza. Serangan tanpa henti, blokade kemanusiaan, kelaparan, dan pengungsian paksa telah menghancurkan hampir seluruh wilayah—menyisakan kesedihan dan duka mendalam bagi umat Islam di seluruh dunia.

Derita yang Tak Berujung

Setiap hari, suara bom dan tangisan anak-anak menjadi saksi bisu betapa kejamnya penjajahan dan kebiadaban yang menimpa saudara-saudara kita di tanah suci Palestina. Rumah-rumah hancur, masjid-masjid rata dengan tanah, dan ribuan jiwa kehilangan nyawa tanpa dosa.
Namun di tengah reruntuhan dan kepedihan, mereka tetap berdiri teguh menjaga kehormatan agama dan tanah airnya. Mereka percaya, janji Allah bagi orang-orang yang sabar adalah kemenangan yang pasti.

“Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.”
(QS. Ali Imran: 169)

Ayat ini menjadi penghibur bagi setiap jiwa yang terluka. Bahwa para syuhada Palestina tidak mati sia-sia, melainkan dimuliakan oleh Allah di sisi-Nya.


Tanggung Jawab Umat Islam

Sebagai umat Islam, kita tidak boleh diam terhadap penderitaan saudara-saudara kita di Palestina. Rasulullah ﷺ mengingatkan dalam sabdanya:

“Perumpamaan kaum mukminin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan tolong-menolong itu seperti satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh akan ikut merasakan panas dan demam.”
(HR. Muslim no. 2586)

Hadis ini menegaskan bahwa penderitaan mereka adalah penderitaan kita juga. Maka sudah menjadi kewajiban moral dan iman bagi setiap muslim untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina, baik melalui doa, donasi, maupun menyebarkan kesadaran tentang kezaliman yang mereka alami.


Harapan dan Doa

Dua tahun genosida bukan sekadar hitungan waktu, tetapi simbol keteguhan dan kesabaran luar biasa dari rakyat Palestina. Mereka menjadi contoh nyata makna jihad, sabar, dan tawakal kepada Allah.

Mari kita panjatkan doa bersama:

“Ya Allah, lindungilah saudara-saudara kami di Palestina. Berikan mereka kekuatan, kesabaran, dan kemenangan atas kezaliman. Jadikan darah mereka sebagai saksi perjuangan di jalan-Mu.”


Seruan Aksi Kemanusiaan

Kini saatnya kita tidak hanya berempati, tapi juga beraksi. Melalui lembaga-lembaga amanah seperti Berbagi Dan Peduli ( BDP ), kita dapat menyalurkan bantuan terbaik untuk meringankan penderitaan rakyat Gaza.
Setiap sedekah, sekecil apa pun, akan menjadi cahaya harapan bagi mereka yang berjuang mempertahankan hidup di tengah kehancuran.

“Barang siapa yang menolong saudaranya, maka Allah akan menolongnya di dunia dan di akhirat.”
(HR. Muslim)


Penutup

Dua tahun genosida Palestina adalah cermin bagi nurani manusia. Ia menguji sejauh mana kepedulian dan keimanan kita terhadap sesama.
Semoga setiap doa, setiap sedekah, dan setiap suara yang kita suarakan menjadi bagian dari perjuangan menuju kemerdekaan dan kemuliaan Palestina.
Palestina akan tetap hidup, karena Allah bersama orang-orang yang sabar.


#PrayForPalestine #SaveGaza #StopGenocide #RumahZakat #KemanusiaanUntukPalestina #DuaTahunGenosida #BersamaPalestina